Dampak zat yang terdapat didalam makanan kemasan bagi kesehatan tubuh
Hai teman temann! Disini pasti kalian tau kan apa itu
makanan kemasan?, ternyata ada bahayanya loh....mau tau lebih lanjut? Yuk
dibaca !
Zat yang tambahan makanan
1.
Fungsi makanan:
Ini adalah beberapa fungsi makanan yaitu untuk
memperoleh energi, untuk pertumbuhan sel (baru), menggantikan sel sel yang
rusak, penunjang dan pengatur proses dalam tubuh.
2.
Zat aditif
Apa itu zat aditif ? Zat aditif adalah zat yang ditambahkan, dan dicampur pada waktu pengolahan makanan baik itu disengaja ataupun tidak disengaja. Dan apa fungsi dari zat tersebut ?
fungsi diantaranya adalah :
-
Memperbaiki tampilan
-
Meningkatkan cita
rasa
-
Memperkaya kandungan
gizi
-
Mengawetkan agar
tidak cepat busuk
3.
Pengelompokan zat
aditif berdasarkan fungsinya :
-
Pewarna
-
Pemanis
-
Pengawet
-
Penyedap rasa
4.
Pewarna
jenis pewarna ada dua yaitu alami dan sintetik,
jenis pewarna alami adalah pewarna yang menggunakan bahan organik jadi aman
untuk dikonsumsi sedangkan pewarna sintetik menggunakan zat zat yang beresiko
menimbulkan penyakit.
-
Pewarna alami
Diatas kita sudah mengetahui tentang pengertian dari
pewarna alami. Dan sekarang kita akan mengetahui tentang bahan bahan yang
terdapat di pewarna alami. Untuk membuat
warna kuning kita membutuhkan kunyit, kalau hijau menggunakan daun suji, coklat
menggunakan buah coklat, merah marun menggunakan daun jati, warna oranye
menggunakan wortel. Kelebihan dari pewarna alami yaitu aman dikonsumsi,
menghasilkan aroma yang enak dan khas selain warnanya. Kekurangannya yaitu
pilihan warna terbatas dan warna tidak tajam seperti warna sintetis dan tidak
praktis
-
Pewarna sintetik
Diatas kita juga sudah mengetahui tentang pengertian
dari pewarna sintetik. Sekarang kita akan mengetahui zat zat yang terdapat di
pewarna sintetis. Zat yang terdapat yaitu warna kuning menggunakan zat yang
bernama tartrazin, warna merah menggunakan amaranth, warna oranye menggunakan
sunset yellow, warna biru menggunakan brilliant blue FCF. Berikut kita akan
membahas tentang kelebihan dan kekurangan dari pewarna sintetis. kelebihannya
yaitu pilihan warna banyak dan praktis. Dan kekurangannya tidak menghasilkan
aroma, ada pewarna yang tidak cocok untuk makanan dan beresiko menimbulkan
penyakit.
-
Pewarna tekstil
Beberapa pewarna sintetis sudah dilarang digunakan
untuk makanan misal:
Rodhamin B menyebabkan iritasi pada saluran
pernafasan, iritasi pada kulit, iritasi pada mata, dan bahaya kanker pada
kandung dan saluran kemih
5.
Pemanis alami
Pemanis alami adalah pemanis yang tidak menggunakan
zat berbahaya contoh dari pemanis alami yaitu buah, madu, tebu, aren, dan
kelapa. Jika kita berlebihan dalam mengonsumsinya kita akan kegemukan dan
selain itu juga berbahaya bagi penderita diabetes
6.
Pemanis buatan
Lalu apa itu pemanis buatan?
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), pemanis buatan adalah jenis pemanis
yang bahan bakunya tidak dapat ditemukan di alam dan dihasilkan melalui proses
kimiawi. Contoh dari pemanis buatan adalah aspartam,
siklamat, sukrolosa, dan sakarin. Jenis pemanis buatan ini biasa digunakan pada
makanan olahan seperti sirup, soda, selai, hingga makanan khusus yang ditujukan
bagi penderita diabetes atau makanan khusus diet. Jika Anda melihat suatu
produk memiliki label sugar free, cobalah cek komposisinya.
Biasanya ada tambahan pemanis buatan di dalamnya.
Pemanis buatan sudah diatur batas penggunaannya oleh
BPOM. Contohnya aspartam, batas konsumsinya per hari adalah 40 mg/kg. Artinya
jika berat badan Anda 60 kg, maka batas konsumsi aspartam Anda dalam sehari
adalah 2400 mg. Sebagai perbandingan, satu kaleng soda diet mengandung kadar
aspartam sekitar 180 mg. Dengan begitu dalam sehari Anda diperbolehkan
mengonsumsi kurang lebih 13 kaleng soda diet. Pemakaian berlebihan merangsang
tumor kandungan kemih dan bersifat karsiogenik (penyebab kanker)
7.
Pengawet
Bahan pengawet berfungsi untuk menghalang pembiakan mikroorganisme supaya makanan tahan lebih lama tanpa rusak. Contohnya yaitu natrium nitrit dan natrium benzoat.
Ada 2 jenis pengawet yaitu pengawet
alami dan buatan.
Pengawet alami contohnya pengasapan
ikan, manisan buah, penggaraman ikan, pendinginan buah dilemari es.
Pengawet buatan contohnya garam benzoat untuk menghambat
pertumbuhan bakteri. Gas etilen oksida dan gas propilen oksida untuk membunuh
bakteri jamur dan virus.
Bahaya Bahan Pengawet Masalah bagi kesehatan, contoh Formalin bahan pengawet tahu dapat menyebabkan kanker
paru – paru, gangguan alat pencernaan dan jantung, Boraks bahan pengawet bakso
dapat menyebabkan gangguan pada otak, hati dan kulit
Bahan Penyedap berfungsi untuk menambah cita rasa makanan. Bahan
penyebab dibedakan menjadi 2 yaitu penyedap alami: gula, garam, rempah-rempah.
Dan penyedap rasa buatan: Monosodium Glutamate(MSG)/ vetsin,isoamil asetat,
etil butirat MSG. Jika kita berlebihan dalam mengonsumsinya kita akan terkena
Chinese Restaurant Syndrome (sesak nafas, sakit dada, pusing, dan mudah letih)
Bagaimana cara mengonsumsi makanan berbahan kimia secara aman ?
yaitu dengan
memeriksa kemasan makanan untuk melihat kebocoran, karat, adanya jamur atau
cacat lainnya, memeriksa nomor registrasi dari Badan POM. Adanya nomor
registrasi dari Badan POM menunjukkan bahwa makanan tersebut telah lolos uji
dan aman untuk dikonsumsi, memeriksa tanggal kadaluwarsa yang tertera pada
kemasan makanan. Tanggal ini menunjukkan bahwa makanan masih aman dikonsumsi
sebelum tanggal tersebut, dan juga dengan Memeriksa kandungan bahan kima yang
ada dalam makanan dan memeriksa label halal yang bersertifikat dari MUI.
Sekian dan terimakasih😊🙏


terimakasih sarannya yaa kayisyaa...😊
BalasHapuswaww ini bagus sihh infonya juga membantu sekalii.. tetap semangat ya nadaa
BalasHapusblog nya lengkapp banget informasinya.. cemangattt yaa
BalasHapusWahh sangat bermanfaat!!! Sudah lengkap juga!!! Semangat trs yaaa!!! :>
BalasHapus